Sabtu, 29 Oktober 2011

SUMBER BELAJAR

“ Betapa indahnya, tatkala hati sang siswa 
merasa sejuk dan nyaman
berada di samping gurunya “
( Renungan -Tris 2011 )

PERTEMUAN  II

SUMBER BELAJAR

I.     PENDAHULUAN


Seorang guru tidak dapat "mewakili" belajar untuk siswanya. Seorang siswa yang tidak berada dalam satu ruangan dengan guru yang sedang mengajar belum dapat dikatakan terlambat belajar karena :
-   Guru bukan satu satunya sumber belajar bagi siswa. Pekerjaan mengajar tidak       harus selalu diartikan sebagai kegiatan menyajikan materi pelajaran.
-  Menyajikan materi pelajaran juga bukan satu satunya pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Sebagaimana penjelasan sebelumnya tugas utama guru adalah membuat siswa belajar, sehingga dapat berinteraksi secara aktif dengan berbagai sumber belajar yang ada.

II.   DIFINISI DAN TYPE SUMBER BELAJAR
1.   DIFINISI
Sumber Belajar merupakan konsep yang sangat luas meliputi segala yang ada di jagad raya ini. Sehingga alam semesta merupakan sumber belajar bagi manusia sepanjang massa.
 Menurut Asosiasi Teknologi Komunikasi Pendidikan (AECT), Difinisi Sumber Belajar adalah semua sumber (baik berupa data, orang atau benda) yang dapat digunakan untuk memberi fasilitas (kemudahan) belajar bagi siswa, yang meliputi : pesan, orang, bahan, peralatan, teknik dan lingkungan/latar.
-        Pesan,
                       Adalah ajaran atau informasi yang akan disampaikan oleh komponen belajar lain yang dapat berupa ide, fakta, ajaran, nilai dan data. Dalam sistem persekolahan, maka pesan ini berupa seluruh mata pelajaran yang disampaikan kepada siswa.
-        Orang
                        Adalah manusia yang berperan sebagai pencari, penyimpan, pengolah dan penyaji pesan. Contohnya: guru, dosen, pustakawan, petugas laboratorium, instruktur, widyaiswara, pelatih olah raga, tenaga ahli dan masih banyak lagi, bahkan-termasuk-siswa-itu-sendiri.
-        Bahan
                        Merupakan perangkat lunak (software) yang mengandung pesan pesan belajar, yang biasanya disajikan menggunakan peralatan tertentu. Contonya: buku teks, modul, transparansi (OHT), kaset program audio, kaset program video, program-slide,film.
-        Alat,
                          Adalah perangkat keras (hardware) yang digunakan untuk menyajikan pesan yang tersimpan dalam bahan. Contohnya: OHP, Tape recorder, Video player, proyektor slide, proyektor film, komputer.
-        Teknik,
                          Yaitu prosedur atau langkah langkah tertentu yang disiapkan dalam menggunakan bahan, alat, lingkungan dan orang untuk menyampaikan pesan. MisaInya: demonstrasi, diskusi, praktikum, pembelajaran mandiri, sistem pendidikan terbuka/jarak jauh, tutorial tatap muka, dll.
-        latar/ lingkungan
                             Adalah situasi di sekitar terjadinya proses belajar mengajar dimana pembelajar menerima pesan. Lingkungan dibedakan menjadi dua macam, yaitu lingkungan fisik dan lingkungan non fisik. Contoh lingkungan fisik: gedung sekolah, perpustakaan, laboratorium, aula, pasar, kebun, bengkel, pabrik, dll. Contoh lingkungan non fisik : tata ruang belajar, ventilasi udara, cuaca, kebisingan/ketenangan lingkungan belajar, dll.

2.      TYPE SUMBER BELAJAR
Ditinjau dari asal usulnya, ada dua type sumber belajar :
1). Learning resources by design : adalah sumber belajar yang dirancang yaitu sumber belajar yang memang sengaja dibuat untuk tujuan pembelajaran. Sumber belajar semacam ini sering disebut bahan pembelajaran. Contohnya adalah: buku pelajaran, modul, program audio, program slide suara, transparansi-(OHT)
2). Learning resources by utilization : adalah sumber belajar yang sudah tersedia dan tinggal dimanfaatkan jadi tidak secara khusus dirancang untuk keperluan pembelajaran, namun dapat ditemukan, dipilih dan dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Contohnya: pejabat pemerintah, tenaga ahli, pemuka agama, olahragawan, kebun binatang, waduk, museum, film, sawah, terminal, surat kabar, siaran televisi, dan masih banyak lagi yang lain.Jadi, begitu banyaknya sumber belajar yang ada di seputar kita yang semua itu dapat kita manfaatkan untuk keperluan belajar.

Sekali lagi, guru hanya merupakan salah satu dari sekian banyak sumber belajar yang ada. Bahkan guru hanya salah satu sumber belajar yang berupa orang, selain petugas perpustakaan, petugas laboratorium, tokoh tokoh masyarakat, tenaga ahli/terampil, tokoh agama, dll.
Oleh karena setiap anak merupakan individu yang unik (berbeda satu sama lain), maka sedapat mungkin guru memberikan perlakuan yang sesuai dengan karakteristik masing masing siswa.  
Dengan begitu maka diharapkan kegiatan mengajar benar benar membuahkan kegiatan belajar pada diri setiap siswa. Hal ini dapat dilakukan kalau guru berusaha menggunakan berbagai sumber belajar secara bervariasi dan memberikan kesempatan sebanyak mungkin kepada siswa untuk berinteraksi dengan sumber sumber belajar yang ada.

12 komentar:

  1. Bagaimana menurut bapak apakah di Parengan dapat diterapkan type sumber belajar by design ato by utilization ????

    BalasHapus
  2. Diana Puji Lestari1 November 2011 06.18

    Terima kasih pak atas materi sumber belajar ini. semoga bermanfaat untuk kami.

    BalasHapus
  3. Eka@ Hampir semua daerah sama, guru masih dianggap sebagai satu-satunya sumber belajar. Maka sudah saatnya kalau guru berusaha menggunakan berbagai sumber belajar secara bervariasi dan memberikan kesempatan sebanyak mungkin kepada siswa untuk berinteraksi dengan sumber-sumber belajar yang ada.

    BalasHapus
  4. postingnya membantu saya belajar pak oce....... pak

    BalasHapus
  5. Erik @ Oce juga...semoga kelak menjadi guru yang profesional ! Amin !

    BalasHapus
  6. selain dr artikel di atas apakah ada sumber belajar lain mnurut pendapat Bapak?

    BalasHapus
  7. Dian @ Artikel ini hanyalah setitik air di samudra luas. Jagad raya adalah gudangnya sumber dan media pembelajaran. Selamat untuk memperluas wawasan dengan berinteraksi dengan sumber belajar yang disediakan gratis di alam ini. Syukur klw ada rencana ntr bulan madux langsung berinteraksi ke atas bulan...tp jngn2 g bs blk ke bumi ! Yang rugi UNIROW donk ! He..he..he..!

    BalasHapus
  8. Erik Dian@ Bagaimana cara memberikan fasilitas sumber belajar yang lebih mudah untuk dimengerti siswa khususnya dalam menyajikan mata pelajaran..mnta solusinya ya pak?.............

    BalasHapus
  9. Erik @ Guru sebagai fasilitator tentu diharapkan dapat menemukan dan memilih media belajar yang bervariatif, terkait dengan sumber belajar yang akan disajikan kepada siswa. Sudah barang tentu dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk berinteraksi langsung dengan media dan sumber belajar yang diajarkan.Oh..ya jngn lupa senyumnya..he..he..he..!

    BalasHapus
  10. erik@mksih ya pak solusinya n tlah membantu sya..oya pak klo tidak ada media sama sekali trus pakai media apa......kdang memikirkan itu bgung mengatasinya......manusia juga tidak luput dri kebgungan..Bisa2 stress sndri pak...hehehehehe.

    BalasHapus
  11. Erik @ Itulah sebenarnya tantangan dari seorang guru profesional termasuk anda ! Media dapat kita temukan dengan mudah tergantung kreativitas dari guru dan tidak sesulit yang kita bayangkan. Mkx jngn mudah bingung... palagi pek stres ntr aq yg bangga berarti trmsk guru yg berhasil bisa bikin orang penuh senyum pek stres senyum sendiri tiyus2an. He..he..he..!

    BalasHapus